APLIKASI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN PERKEBUNAN DAN BUAH TAHUNAN (batang keras)

Aplikasi pupuk organik pada : Apel, Jeruk, Mangga, Klengkeng, Durian, Rambutan,
Kakao, Karet, Kelapa Sawit, Kopi, Cengkeh, dll.

Pembibitan
1-2 ml pupuk organik POWER GROWER per liter air, disemprotkan pada tanaman atau disiramkan pada daerah perakaran setiap 10-14 hari dan segera setelah pindah tanam.

Pemeliharaan
 pupuk organik cair SOIL BUILDER :
 pupuk organik cair SOIL BUILDER Diberikan sebelum tanam bersama pupuk dasar.
 pupuk organik cair SOIL BUILDER Diencerkan 1-2 ml per liter air kemudian disiramkan sebanyak 5-10 liter tiap lubang tanam.
pupuk organik cair POWER GROWER :
 Pupuk organik cair POWER GROWER 3-5 ml per liter air (4-7 tutup per tangki). Disemprotkan pada daun.
 Jika tanaman tidak terjangkau alat semprot pemberian dapat disiramkan di sekitar pangkal batang 5-10 liter tiap tanaman.
 Pupuk organik cair POWER GROWER diberikan setiap 1-2 bulan, dimulai sejak umur 1-2 bulan.

Catatan:
 Pupuk NPK diberikan sesuai anjuran Dinas Pertanian setempat.
 Bila terjadi serangan hama/penyakit, pupuk organik cair POWER GROWER dapat dicampur dengan pestisida
untuk mempercepat pemulihan kondisi tanaman.
 FUNGICIDE ACTIVATOR digunakan untuk meningkatkan daya hambat fungisida/bakterisida terhadap pathogen sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *