APLIKASI PUPUK ORGANIK PADA TANAMAN PERKEBUNAN DAN BUAH TAHUNAN (batang lunak)

Aplikasi pupuk organik pada Anggur, Strowberry, Buah Naga, Pisang, Pepaya, Nanas,
Panili, Nilam, Lada, Tebu, Tembakau, Empon-empon, dll.

Pembibitan
1-2 ml pupuk organik POWER GROWER per liter air, disemprotkan pada tanaman atau disiramkan pada daerah perakaran setiap 7-10 hari dan segera setelah pindah tanam.

Pemeliharaan
 pupuk organik SOIL BUILDER :
 pupuk organik SOIL BUILDER Diberikan sebelum tanam bersama pupuk dasar.
 pupuk organik SOIL BUILDER Diencerkan 1-2 ml per liter air kemudian disiramkan sebanyak 1-2 liter tiap lubang tanam.
 pupuk organik POWER GROWER :
 pupuk organik POWER GROWER 3-5 ml per liter air (4-7 tutup per tangki). Disemprotkan pada daun.Jika tanaman tidak terjangkau alat semprot pemberian dapat
 pupuk organik POWER GROWER disiramkan di sekitar pangkal batang 1-2 liter tiap tanaman.
 pupuk organik POWER GROWER Diberikan setiap 2-4 minggu, dimulai sejak umur 2-4 minggu.

Catatan:
 Pupuk NPK diberikan sesuai anjuran Dinas Pertanian setempat.
 Bila terjadi serangan hama/penyakit, pupuk organik POWER GROWER dapat dicampur dengan pestisida
untuk mempercepat pemulihan kondisi tanaman.
 FUNGICIDE ACTIVATOR digunakan untuk meningkatkan daya hambat fungisida/bakterisida terhadap pathogen sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *